
Waterproofingcenter.com - Jakarta, cara mengatasi dak beton bocor perlu dimulai dengan pemeriksaan menyeluruh. Rembesan sering muncul karena retakan, celah pada permukaan, atau genangan air setelah hujan. Jika sumber masalah tidak ditemukan, kebocoran dapat terus berulang meskipun permukaan sudah dilapisi.
Dak beton memang rawan menahan genangan, terutama ketika saluran air tersumbat. Air yang bertahan terlalu lama dapat mencari celah pada permukaan beton. Akibatnya, bagian bawah dak mengalami kelembapan, kemudian muncul lumut, jamur, atau kerusakan pada plafon.
Perbaikan perlu dilakukan dari sisi atas dan bawah. Sisi atas menjadi area utama untuk menghentikan jalur masuk air. Sementara itu, sisi bawah perlu mendapat penanganan agar bekas rembesan tidak terus merusak lapisan plafon.
Cara Mengatasi Dak Beton Bocor dari Atas
Langkah pertama, amati seluruh permukaan dak beton. Cari area yang menjadi sumber kebocoran dan periksa apakah terdapat retakan atau celah. Perhatikan juga bentuk keretakannya, baik retak rambut maupun retak yang lebih lebar.
Jika permukaan beton mengalami retak, buat pahatan memanjang mengikuti arah retakan. Bentuk pahatan menyerupai huruf V dengan kedalaman sekitar 1–1,5 cm. Cara ini membantu bahan pengisi masuk lebih baik ke bagian retakan.
Setelah itu, bersihkan area yang sudah dipahat. Hilangkan debu, pasir, dan kotoran lain yang dapat mengganggu daya lekat bahan perbaikan. Permukaan yang bersih membantu proses penutupan retak berjalan lebih optimal.
Isi pahatan menggunakan campuran Super Cement dan semen dengan perbandingan volume 1:5. Tunggu sampai bagian tersebut mengering. Selanjutnya, aplikasikan lapisan waterproofing yang sesuai untuk dak beton yang rawan mengalami genangan air.
Salah satu produk yang tercantum untuk kebutuhan tersebut ialah Aquaproof PRO. Produk ini dapat diaplikasikan menggunakan kuas atau rol tanpa perlu dicampur air. Kebutuhan pemakaian yang disebutkan mencapai 1 kilogram untuk bidang seluas 1 meter persegi dengan dua kali pelapisan.
Pelapisan perlu dilakukan secara merata pada area yang sudah diperbaiki. Aquaproof PRO juga memiliki ketahanan terhadap sinar ultraviolet dan minim noda. Namun, pemilihan material tetap perlu menyesuaikan kondisi permukaan serta tingkat kebocoran pada dak.
Memperbaiki Dampak Kebocoran dari Bawah
Setelah sumber kebocoran pada bagian atas tertangani, periksa sisi bawah dak. Air yang merembes dari atas dapat membuat plafon lembap. Dalam kondisi tertentu, permukaan plafon juga bisa mengalami kerusakan, lumut, dan pertumbuhan jamur.
Jika kerusakan masih ringan, bersihkan lumut atau jamur pada area yang terdampak. Pastikan permukaan cukup bersih sebelum melakukan pekerjaan finishing. Pembersihan ini membantu mengurangi kotoran yang dapat mengganggu hasil pengecatan.
Setelah permukaan siap, lakukan pengecatan menggunakan cat yang sesuai. Aquaproof juga tercantum sebagai salah satu pilihan untuk tahap finishing pada bagian bawah. Meski begitu, pengecatan dari bawah tidak menggantikan perbaikan sumber kebocoran pada permukaan dak.
Waterproofing untuk Mencegah Rembesan Berulang
Kebocoran dak beton tidak selalu muncul akibat satu masalah. Retakan, celah, genangan, dan saluran air yang mampet dapat saling berkaitan. Karena itu, pemeriksaan perlu mencakup kondisi lapisan permukaan dan jalur pembuangan air.
Dalam pekerjaan konstruksi, waterproofing menjadi salah satu metode untuk mengurangi risiko rembesan pada area yang sesuai. PT. INTAN PUTRA TEKNIKINDO menyediakan layanan waterproofing, termasuk coating polyurethane, coating acrylic, coating cementitious, coating bitumen, dan membrane torch on.
Perusahaan tersebut juga menyediakan perbaikan dan perlindungan beton. Layanan ini dapat berkaitan dengan kondisi dak yang mengalami retak atau membutuhkan perlindungan tambahan. Metode yang dipilih perlu menyesuaikan jenis kerusakan, kondisi permukaan, serta sumber air di lapangan.
Periksa Dak sebelum Kerusakan Meluas
Penanganan dak beton bocor sebaiknya tidak hanya berfokus pada noda yang terlihat di plafon. Pemeriksaan dari atas membantu menemukan jalur masuk air, sedangkan perbaikan dari bawah menangani dampak yang sudah muncul.
Dengan demikian, cara mengatasi dak beton bocor membutuhkan tahapan yang saling berkaitan. Bersihkan permukaan, perbaiki retakan, gunakan lapisan waterproofing yang sesuai, lalu pantau kembali kondisi dak setelah hujan. Untuk kerusakan yang lebih kompleks, pemeriksaan dan metode perbaikan perlu disesuaikan dengan kondisi struktur di lapangan.
